IAEP Malaysia 2026,  SMA Unggulan Haf-Sa Siapkan Santri Riset Berkelas Dunia

GENGGONG – Di tengah meningkatnya kebutuhan peserta didik akan pengalaman belajar ke luar negeri, lembaga pendidikan terus berinovasi menghadirkan program internasional yang maksimal. Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat sosialisasi program International Academic Exposure Program (IAEP) ke Malaysia 2026 yang diselenggarakan oleh SMA Unggulan Haf-Sa. Rapat sosialisasi dan musyawarah  tersebut dilaksanakan pada Sabtu, (15/02/2026), bertempat di Aula Hafshawaty SMA Unggulan Haf-Sa, dan dihadiri oleh wali santri dari kelas program unggulan riset. Suasana berlangsung khidmat dan antusias, karena hal ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam mendukung potensi riset para santri.


Dalam sambutannya, Perwakilan Kepala SMA Unggulan Haf-Sa, Ust. Harisul Islam, M.Pd, menyampaikan bahwa program IAEP ke Malaysia 2026 dirancang sebagai bentuk pengembangan potensi akademik dan non-akademik santri, khususnya dalam bidang riset dan karya tulis ilmiah. Program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman luar biasa sekaligus memperluas jaringan akademik santri di tingkat internasional. Memasuki sesi inti, panitia memaparkan timeline pembinaan program IAEP ke Malaysia 2026 secara rinci. Tahapan pembinaan meliputi pendampingan intensif para santri baik secara online maupun offline, persiapan pengembangan bahasa inggris santri, serta pelatihan presentasi hasil riset tersebut. Seluruh proses pembinaan dirancang secara bertahap mulai pemberangkatan hingga sampai di titik lokasi tujuan.

Selanjutnya, panitia menjelaskan lebih lengkap mengenai rincian biaya program, yang mencakup biaya transportasi, penginapan, konsumsi, serta kebutuhan lainnya, selama kegiatan di Malaysia. Penjelasan ini disampaikan secara terbuka untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada wali santri. Sesi tanya jawab berlangsung aktif antara wali santri dan panitia. Beberapa pertanyaan yang muncul berkaitan dengan pembinaan selama di Malaysia, pembimbingan santri selama offline, biaya pembayaran, serta penghargaan beasiswa yang akan diperoleh siswa setelah mengikuti program. Panitia memberikan penjelasan detail untuk memastikan seluruh wali santri memperoleh informasi yang jelas.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia membagikan angket kepada wali santri. Angket tersebut bertujuan untuk mengetahui persetujuan, masukan, serta kesiapan orang tua dalam mendukung keikutsertaan para santri pada program IAEP ke Malaysia 2026. Melalui program ini, diharapkan para santri dapat memperoleh pengembangan potensi akademik dan non-akademik secara maksimal, mengingat kesempatan tersebut merupakan peluang berharga yang belum tentu terulang kembali di tahun yang akan datang. (nael)

Bagikan :