GENGGONG – Salah satu rangkaian kegiatan hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggonh, adalah Goes to Maqbaroh atau sering dikenal dengan istilah Ziarah ke astah pendiri pertama pesantren, yang berada di Desa Karangbong Barat, pada Rabu (15/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri baru dengan didampingi panitia MPLS. Mereka berjalan kaki dengan tertib melintasi sepanjang bahu jalan pesantren hingga Desa Karangbong barat, lokasi makbarah berada, tepatnya di area persawahan.
Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan tujuan bertabarruk (mengharap barokah) para pendiri Pesantren Zainul Hasan Genggong, sekaligus memperkenalkan pendiri pertama pesantren kepada santri baru.


Goes to maqbaroh kali ini berziarah ke astah KH. Zainal Abidin. Dalam kegiatan ini, santri baru mengikuti pembacaan Surat Yasin dan Tahlil serta doa. Mereka tampak khusyu’ mengikuti rangkaian acara.
Sekedar informasi, Nama alm. KH. Zainal Abidin dan menantunya, alm. KH. Moh. Hasan Genggong adalah dua nama pendiri pesantren yang namanya diabadikan sebagai nama Pesantren Zainul Hasan Genggong.
Setelah kegiatan ziarah selesai. Kegiatan dilanjutkan penyampaian materi yang bertempat di Aula Hafshawaty tentang sejarah Genggong oleh Ustadz H. Muhammad Hasyim, M.Pd.I. Beliau banyak bercerita sejarah berdirinya Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, asal usul nama pesantren, serta menjabarkan SATLOGI SANTRI yang menjadi dasar karakter santri di pesantren.
Dilanjutkan,nmateri tentang ekstrakurikuler di SMA Unggulan Haf-Sa. Santri baru mendapatkan informasi berbagai pilihan kegiatan pengembangan minat dan bakat, sekaligus memahami pentingnya keaktivan dalam kegiatan sekolah sebagai penunjang kemampuan di luar bidang akademik.
Suasana kegiatan tampak semakin semarak dengan penampilan lomba yel-yel dari masing-masing kelompok MPLS. Setiap kelompok menunjukkan kreativitas, semangat, dan kekompakan melalui yel-yel yang telah disiapkan. (Rania)





