Sejarah Pesantren Menjadi Bekal Penting bagi Santri Baru

Genggong – Salah satu upaya menanamkan rasa cinta terhadap pesantren sekaligus memperkenalkan sejarah dan nilai-nilai yang diwariskan oleh para Masyayikh Pesantren Zainul Hasan Genggong, SMA Unggulan Haf-Sa bekali peserta MPLS 2026 materi tentang sejarah berdirinya Pesantren Zainul Hasan Genggong, pada Rabu (15/07/2026) di aula Hafshawaty.

Ustadz H. Muhammad Hasyim, M.Pd.I, selaku pemateri, menjelaskan perjalanan berdirinya Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong beserta nilai-nilai karakter pesantren. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan, tujuan utama didirikannya pesantren ini adalah untuk menjauhkan masyarakat dari kemaksiatan dan kebodohan.

Menurutnya, pada masa itu masyarakat masih sangat minim mendapatkan pembelajaran keagamaan, sehingga kehadiran pesantren menjadi pusat pendidikan Islam sekaligus tempat untuk membentuk akhlak dan karakter di lingkungan masyarakat.

Selain membahas sejarah pesantren, dosen Ma’had ‘Aly tersebut juga menyampaikan keistimewaan yang dimiliki seorang santri. Ia menegaskan bahwa santri memiliki bekal yang tidak hanya berupa ilmu pengetahuan, tetapi juga akhlak dan pendekatan kepada Allah Swt. “Santri harus lebih sukses daripada pelajar di luar sana, karena hati dan pikiran seorang santri selalu diasah melalui dzikir dan ibadah yang dilakukan setiap harinya,” tuturnya.

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga semangat dalam menuntut ilmu, menghormati para guru dan masyayikh, serta mengamalkan ajaran yang sudah diwariskan oleh para pendiri pesantren dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui penyampaian materi ini, diharapkan para peserta MPLS tidak hanya mengenal sejarah berdirinya Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, tetapi juga bisa menerapkan semangat perjuangan para pendiri pesantren serta termotivasi untuk menjadi santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (Nail)

Bagikan :